Buka jam 08.00 s/d jam 17.00
Beranda » Artikel Terbaru » Perawatan Tanaman Buah

Perawatan Tanaman Buah

Diposting pada 17 May 2018 oleh jualbibittanaman

Bissmillah….

Ini sharing pertama di grup, mudah2an berkah

Saya anggap semua sudah pada punya tanaman, dikebun atau di Pot. Sama saja.

Tema kita kali ini adalah ” PERAWATAN TANAMAN BUAH ”

Mari kita mulai…

Perawatan Tanaman Buah yang harus kita lakukan, agar bisa tumbuh dan berbuah dengan baik  minimal 3 hal berikut.

  1. Penyiraman. Air sangat diperlukan untuk pertumbuhan tanaman. Karena itu pastikan kebutuhan airnya terpenuhi.  Pada musim penghujan air berlimpah, bahkan berlebih tapi pada musim kemarau seringkali kekurangan.

Tanda tanda tanaman kekurangan air : Daun layu, Penampakan daun kusam. Bila kekurangan air mencapai tahap yang berat daun bisa berguguran ( rontok).

Tersedianya air yang cukup memungkinkan akar bisa menyerap pupuk dengan baik, sehingga pertumbuhan tanaman pun baik/subur.

Pertahankan kondisi tanah di sekitar perakaran dalam kondisi lembab, tapi jangan sampai menggenang. Karena pori pori udara tanah masih diperlukan untuk sirkulasi udara berjalan baik.

Agar kondisi ini bisa terjaga, sering kita lihat dikebun dihamparkan serasah/sisa sisa tanaman jerami atau bahan lain. Sehingga penguapan disekitar perakaran tidak terlalu tinggi.

Sering kami temukan kematian bibit atau kegagalan dalam berkebun karena tidak memperhatikan suplai air yang memadai.

  1. Pemupukan Tanaman Buah. Untuk dapat tumbuh dan berbuah dengan baik tanaman memerlukan hara berupa mineral yang diambil dari tanah. Mineral tersebut ada yang dibutuhkan dalam jumlah besar ( hara Makro ) seperti Nitrogen ( N), Pospor( P), Kalium (K ), Magnesium ( Mg),Belerang ( S), Calsium ( Ca), dan ada juga yang diperlukan dalam jumlah kecil, tetapi harus ada (Unsur hara mikro),antara lain : Boron ( B), tembaga (Cu), seng (Zn), Besi (Fe), Manggan ( Mn), Clor ( Cl). Cobalt ( Co), dan Silikon ( Si).Kekurangan salah satu unsur akan menggangu pertumbuhan tanaman. Tanaman yang kekurangan akan menunjukan gejala yang khas untuk setiap unsur.  Tapi jika tanaman sudah muncul tanda tanda kekurangan, berarti kekurangan tersebut sudah cukup parah. Dan perlu waktu lama untuk pulih kembali.

    Karena itu tindakan pemupukan diperlukan terutama untuk menjaga agar kebutuhan unsur hara makro maupun mikro terpenuhi.

    Pemupukan merupakan salah satu upaya yang dilakukan  untuk memenuhi kebutuhan hara. Sumber Pupuk yang tersedia di pasaran sebagai berikut: Untuk sumber Nitrogen bisa digunakan pupuk ( nama di pasaran ) : ZA, ZK dan Urea. Untuk sumber hara Posfor digunakan pupuk ( merek dagang ) TSP,atau  SP. Untuk sumber hara Kalium bisa di gunakan pupuk ( nama dagang di pasaran ) KCl, atau ZK.

    Nama nama pupuk tadi disebut pupuk tunggal, karena hanya mengandung satu unsur hara yang diperlukan. Sementara Pupuk yang mengandung lebih dari satu unsur hara di sebut pupuk majemuk, antara lain  DAP ( mengandun dua unsur hara yaitu Nitrogen dan Posfor ), NPK ( mengandung tiga unsur hara yang diperlukan yaitu : Nitrogen, Posfor dan Kalium ).

    Untuk membantu terpenuhinya unsur hara mikro sebaiknya gunakan pupuk daun ( pupuk yang aplikasi pemberiannya lewat daun/ dengan cara di semprotkan ke daun ). Merek dagang sangat banyak beredar di pasaran, bijaksanalah dalam memilih pupuk.

    Tanaman yang mengalami defisiensi ( kekurangan ) salah satu unsur hara, pertumbuhannya akan terganggu alias sakit. Tapi sakitnya tidak menular seperti sakit yang di sebabkan oleh jamur, bakteri, atau virus.

    Gejala yang  timbul biasanya terlihat pertama kali dari warna daun. Warna menguning, pucat atau bahkan seperti berkarat. Tergantung unsur apa yang kurang. Sehingga bila tidak paham bisa di salah artikan atau dikira tanaman tersebut kena jamur, kena bakteri atau virus.

    Berikut ilustrasi tanaman yang mengalami defisiensi berbagai unsur hara.

    .

  2.  Pemangkasan Tanaman Buah. Ada dua tujuan pemangkasan tanaman.Pertama pangkasan bentuk. Tujuan pangkasan bentuk memberi arah agar percabngan pohon sesuai dengan yang kita harapkan. Pangkasan bentuk biasanya dilakukan pada tanaman muda, tanaman umur mulai 1 sampai 2 tahun. Misalnya pada tanaman mangga, jeruk, jambu dll. Rumus yang umum di gunakan 1: 3: 9. Maksudnya Tanaman pokok di pangkas(1), dipangkas membentuk 3 cabang utama, di pangkas lagi masing2 cabang membentuk 3 cabang sehinnga total cabang menjadi 9.

    Contoh Pangkasan Bentuk: 

    Kedua Pangkasan Produksi. Pangkasan Produksi ini dilakukan untuk merangsang keluarnya bunga / Buah, seprti di lakukan pada tanaman anggur dan apel.

    Pangkasan Pemeliharaan . Pangkasan pemeliharaan di lakukan  dengan tujuan untuk mempertahankan benntuk percabangan supaya tetap produktif, memangkas tunas2 yang tidak diperlukan dan tidak kebagian matahari, memangkas cabang/ranting yang sakit, dan memangkas tunai air/ wiwilan/tunas maling.

    Pemangkasan cabang juga perlu dilakukan pada tanaman buah dalam pot ( TABULAMPOT) pada saat dilakukan penggantian media tanam.

  3. Pengendaliah Hama – Penyakit. Satu lagi kegiatan yang harus dan selalu harus dilakukan adalah pengendalian hama dan penyakit.Hama, menunjuk pada jasad/organisma  pengganggu tanaman yang wujudnya bisa kita lihat dengan mata telanjang. Umumnya di dominasi dari golongan serangga,Seperti belalang, Ulat, dan serangga lainnya yang sering merusak tanaman.

    Sementara Penyakit, menunjuk pada organisma pengganggu yang kita sulit melihatnya bila tidak menggunakan alat bantu. Umumnya dari golongan bakteri, jamur dan Virus. Yang dapat kita lihat adalah gejalanya, misal daun kriting, warna daun menguning, bentuk tidak normal.dll.

    Untuk mengendalikan hama bila masih memungkinkan hindari menggunakan bahan bahan kimia beracun, misalnya untuk mencegah busuk buah pada belimbing dan jambu air lakukan dengan pembungkusan, atau gunakan perangkap lalat dengan petrogenol.

    Tapi bila cara tadi sudah tidak mampu, gunakan bahan kimia dengan bijak dan seminimal mungkin.

    Perihal penyakit, sebagian besar di timbulkan oleh jamur, bakteri dan virus. Upaya pengendalian lebih dititk beratkan pada pencegahan. Pilih lah bibit yang sehat, dengan cara membeli bibit ditempat yang bisa dipercaya, minimal pedagang bibitnya mengerti tentang penyakit. Misalnya untuk bibit pisang gunakan bibit pisang hasil kultur jaringan. Jangan menanam pisang di daerah yang sudah terkena penyakit pisang dll.

    Bila tanaman sudah terlanjur kena penyakit, lakukan isolasi supaya tidak menyebar dan gunakan obat pembasmi jamur ( Fungisida) bila penyakit tersebut di sebabkan jamur.  Tanaman yang sering kena serangan jamur antara lain : Durian, mangga, Pepaya, Semangka.

    Jasad pengganggu lain yang tidak kalah pentingnya yaitu Gulma. Dalam istilah sehari hari rumput pengganggu. Usahakan di areal perakaran tanaman bersih dari rumput pengganggu. Karena di samping bisa bersaing dalam pengambilan zat hara tanaman, seringkali rumput ini menjadi sarang hama. Bersihkanlah.

    Baik. Sampai disini dulu. Sampai ketemu di lain waktu.

    Wassalam.ww

    Bila ada yang kurang jelas dan pelu di diskusikan bisa whatsaap ke 08777 0142 985

Bagikan informasi tentang Perawatan Tanaman Buah kepada teman atau kerabat Anda.

Perawatan Tanaman Buah | Bibit Buah Unggul | Bibit Durian Musangking | 081385218159

Belum ada komentar untuk Perawatan Tanaman Buah

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Temukan Kami
Sidebar Kiri
Kontak
Cart
Sidebar Kanan